Rabu, 23 November 2016

Lirik Payung Teduh - Tidurlah

Akhirnya malam tiba juga
Malam yang kunantikan sejak awal
Malam yang menjawab akhir kita
Inikah akhir yang kita ciptakan

Dan pagi takkan terisi lagi
Lonceng bertingkah sebagaimana mestinya
Membangunkan orang tanpa membagi
Sedikit asmara untuk memulai hari

Tidurlah, malam terlalu malam
Tidurlah, pagi terlalu pagi
Tidurlah, malam terlalu malam
Tidurlah, pagi terlalu pagi

Dan pagi takkan terisi lagi
Lonceng bertingkah sebagaimana mestinya
Membangunkan orang tanpa membagi
Sedikit asmara untuk memulai hari
Tidurlah, malam terlalu malam
Tidurlah, pagi terlalu pagi
Tidurlah, malam terlalu malam
Tidurlah, pagi terlalu pagi

Lirik Payung Teduh - Angin Pujaan Hujan

Datang dari mimpi semalam
Bulan bundar bermandikan sejuta cahaya
Di langit yang merah
Ranum seperti anggur
Wajahmu membuai mimpiku

Sang pujaan tak juga datang
Angin berhembus bercabang
Rinduku berbuah lara...

Sang pujaan tak juga datang
Angin berhembus bercabang
Rinduku berbuah lara... uuuu lara... 

[melodi]

Sang pujaan tak juga datang
Angin berhembus bercabang
Rinduku berbuah lara...

Sang pujaan tak juga datang
Angin berhembus bercabang
Rinduku berbuah lara... uuuu lara... uuuu lara...
Uuu rinduku berbuah lara... uuuu lara...

Lirik Payung Teduh - Berdua Saja

Ada yang tak sempat tergambarkan oleh kata
Ketika kita berdua
Hanya aku yang bisa bertanya
Mungkinkah kau tahu jawabnya

Malam jadi saksinya
Kita berdua diantara kata
Yang tak terucap
Berharap waktu membawa keberanian
Untuk datang membawa jawaban

Mungkinkah kita ada kesempatan
Ucapkan janji takkan berpisah selamanya 
Malam jadi saksinya
Kita berdua diantara kata
Yang tak terucap
Berharap waktu membawa keberanian
Untuk datang membawa jawaban

Mungkinkah kita ada kesempatan
Ucapkan jaaaanji takkan berpisah selamanya

Lirik Payung Teduh - Rahasia

Tak ada sore, dan udara menjadi segar 
Tak ada gelap, lalu mata enggan menatap 
Tak ada bintang mati, butiran pasir terbang ke langit  
Tak ada fajar, hanya remang malam semua telah hilang terserah matahari

Harum mawar membunuh bulan  
Rahasia tetap diam tak terucap 
Untuk itu semua aku mencarimu 
Berikan tanganmu jabat jemariku 
Yang kau tinggalkan hanya harum tubuhmu 
Berikan suaramu balas semua bisikanku memanggil namamu 

 
Atau kau ingin aku berteriak sekencang-kencangnya  
Agar seluruh ruangan ini bergetar oleh suaraku

Harum mawar membunuh bulan  
Rahasia tetap diam tak terucap 
Untuk itu semua aku mencarimu 
Berikan tanganmu jabat jemariku 
Yang kau tinggalkan hanya harum tubuhmu 
Berikan suaramu balas semua bisikanku memanggil namamu 

Atau kau ingin aku berteriak sekencang-kencangnya  
Agar seluruh ruangan ini bergetar oleh suaraku

Lirik Payung Teduh - Resah

Pararararaa Pararararaa 
Pararararaa Pararararaa 
Pararararaa Pararararaa uuuuuuu
Aku ingin berjalan bersamamu
Dalam hujan dan malam gelap
Tapi aku tak bisa melihat matamu
Aku ingin berdua denganmu
Diantara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu
Pararararaa Pararararaa 
Pararararaa Pararararaa 
Pararararaa Pararararaa uuuuuuu uuuuuu

Aku menunggu dengan sabar
Di atas sini melayang-layang
Tergoyang angin, menantikan tubuh itu
 
Aku ingin berdua denganmu
Di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu

Ingin berdua denganmu
Diantara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu

Lirik Payung Teduh - Menuju Senja

Harum mawar di taman Menusuk hingga ke dalam sukmaDan menjadi tumpuan rindu cinta bersamaDi sore itu menuju senja
Bersama hati yang terluka, tertusuk pilu Menganga luka itu di antara senyumDan menapaki jejak kenangan di sore yang gelap ditutupi awanBersama setangkup bunga cerita yang kian merambat di dinding penantian Ada yang mati saat itu dalam kerinduaan yang tak terobati
 
[melodi]
Harum mawar di tamanMenusuk hingga ke dalam sukmaDan menjadi tumpuan rindu cinta bersamaDi sore itu menuju senja

Baru saja kuberanjak beberapa saat sebelum itu 
Ada yang mati menunggu sore menuju senja, bersama...
 
Harum mawar di tamanMenusuk hingga ke dalam sukmaDan menjadi tumpuan rindu cinta bersamaDi sore itu menuju senja

Lirik Payung Teduh - Cerita Tentang Gunung dan Laut

Pararararurua Pararararurua 
Pararararurua Pararararurua 
Pararararurua Pararararurua 
Pararararurua Pararararurua 

Aku pernah berjalan di atas bukit
Tak ada air, tak ada rumput
Tanah terlalu kering untuk ditapaki
Panas selalu menghantam kaki dan kepalaku

Aku pernah berjalan diatas laut
Tak ada tanah, tak ada batu
Air selalu merayu
Menggodaku masuk ke dalam pelukannya

[chorus]
 
Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

Tak perlu tertawa atau menangis
Pada gunung dan laut
Karena gunung dan laut
Tak punya rasa

Pararararurua Pararararurua  Pararararurua Pararararurua  Pararararurua Pararararurua  Pararararurua Pararararurua  
[melodi]
Aku tak pernah melihat gunung menangis
Biarpun matahari membakar tubuhnya
Aku tak pernah melihat laut tertawa
Biarpun kesejukkan bersama tariannya

[chorus]